Politikus Demokrat Sebut Kesepakatan AS-Iran sebagai Kekalahan Telak Trump

oleh -34 views
Kritik keras terhadap kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran terus bermunculan dari dalam negeri AS. Anggota Kongres dari Partai Demokrat, Seth Moulton, menyebut perjanjian tersebut sebagai bentuk “penyerahan diri” dan kekalahan bagi Presiden Donald Trump.

Meski demikian, ia mengakui bahwa mengakhiri perang merupakan langkah yang tepat. Namun dari sisi capaian strategis, ia menilai hasilnya sebagai “kekalahan, kekalahan, dan kekalahan di semua lini bagi Trump dan Amerika Serikat.”

Kekhawatiran Soal Nuklir Iran

Sejumlah laporan media di AS menyebutkan bahwa meskipun menghadapi serangan gabungan AS dan Israel, kekuatan militer Iran tetap tangguh. Bahkan, Teheran dinilai berpotensi memperoleh senjata nuklir dalam hitungan bulan, meski hal itu terus dibantah oleh pemerintah Iran.

Senator California, Adam Schiff, turut menyuarakan kekhawatiran serupa. Ia menilai kesepakatan tersebut berpotensi hanya menjadi langkah sementara tanpa penyelesaian substansial.

“Perundingan dapat berakhir dengan pengumuman untuk menyelamatkan muka agar dapat menyetujui kesepakatan di kemudian hari oleh presiden. Itu akan menjadi kerugian strategis yang mengerikan bagi negara,” ujarnya.

Israel Merasa Ditinggalkan

Di sisi lain, reaksi keras juga datang dari Israel yang merasa dikesampingkan dalam proses negosiasi. Sejumlah pejabat di Tel Aviv bahkan menyebut kesepakatan itu sebagai “bencana” karena dianggap gagal memenuhi tujuan utama perang.

Baca Juga  7 Ide Outfit Jersey Bola Wanita Hijab untuk Nobar Piala Dunia 2026

Pemerintah Israel menilai perjanjian tersebut tidak menyentuh isu-isu krusial seperti pelucutan senjata nuklir Iran, pembatasan rudal, serta penarikan pengaruh Teheran di kawasan.

No More Posts Available.

No more pages to load.