Posko Covid-19 Kosong Saat Kapal Sandar, Warga Pas Ipa Resah

oleh -0 Dilihat

Porostimur.com | Sanana: Warga Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangole Barat, Kabupaten Kepulauan Sula dibuat resah dengan tidak maksimalnya Posko Satgus Covid-19 di pelabuhan desa tersebut.

Pasalnya, pokso yang dibentuk untuk melakukan pemantauan dan pengawasan Covid-19 itu kosong melompong, ketika KM. Fungka sandar di pelabuhan, Kamis (30/4/2020), pukul 21.30 WIT malam tadi.

Kapal yang baru tiba dengan rute Luwuk, Kepulauan Banggai dan Taliabu tujuan Sanana itu sandar di pelabuhan Pas Ipa tanpa ada pemeriksaan dari tim penanggulangan Covid-19 terhadap penumpang dan anak buah kapal (ABK).

Fatyr Hidayat, salah satu warga Pas Ipa melalui pesan elektronik mengatakan, kondisi Posko Covid -19 sangat memprihatinkan, karena tanpa ada penjagaan dari pemerintah desa atau tim medis.

Posko Covid-19 di Pelabuhan Pas Ipa

Situasi ini menurutnya, membuat warga Pas Ipa sangat resah karena tidak ada tindakan dari pemerintah desa untuk mengaktifkan posko seperti di desa-desa lain

Baca Juga  Kapolres SBB Didesak Buka Hasil Pemeriksaan Dugaan Korupsi ADD/DD Waisamu dan Kairatu

“Masyarakt sangat berharap kepada pemda kabupaten dan Pemerintah Kecamatan Mangoli Barat agar dapat menegur pemdes Pas Ipa supaya dapat mengaktifkan posko tersebut.

Fatyr bilang, masyarakta berkesimpulan bahwa posko Covid-19 di desa tersebut hanyalah posko sarang burung walet karna kondisi posko tanpa ada penjagaan sementara pelabuhan Pelabuhan Pas Ipa adalah salah satu pelabuhan transit kapal penumpang dari Kota Manado dan Kota Luwuk.