Prabowo 11 dari 100

oleh -3 Dilihat
Yusuf Blegur

Oleh: Yusuf Blegur, Kolumnis

Narasi 11 dari 100 dalam debat capres 2024 lalu yang mengangkat kinerja salah satu kandidatnya, sejatinya bukan hanya sekedar kemunculan angka. Perspektif itu harus dilihat sebagai sebuah substansi yang mengangkat pertanggunganjawab moral, etika dan hukum yang berlangsung terus-menerus.

Lagi-lagi waktu membuktikan kebesarannya. Kebenaran dan kebohongan atau kejahatan bersaing keras mendapatkan pengakuan sejarah. Berkelindan, bergelut dan kolosal dalam pertarungan politik dunia.

Ia membuat kemenangan dan kekalahan sebagai sesuatu yang lumrah. Menampilkan sisi-sisi manusiawi dan tragedi, membidani kelahiran pahlawan atau pengkhianat. Sejatinya waktu yang membeberkan siapa dan apa yang sesunguhnya berlaku. Faktanya kemudian, ia menjadi sejarah yang tak terbantahkan.

Bangsa Indonesia selayaknya merefleksikan dan mengevaluasi momen debat pilpres 2024 lalu. Saat debat capres terlontar penilaian angka 11 dari 100 pada kinerja salah satu capres yang menjadi menteri pertahanan.

Baca Juga  Elsina Duganata Kantongi Dukungan Al-Hidayah, Bursa Ketua Golkar Aru 2026–2030 Menghangat

Premis itu menjadi kontroversi sekaligus polemik, bagi yang menilai dan dinilai. Namun sering waktu, tak berselang lama dan tidak membutuhkan proses dan uji sejarah yang panjang, logika itu mewujud. Menjadi relevan, impementatif dan sebuah manifestasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.