Prabowo Dalam Ancaman Besar

oleh -26 Dilihat
Toni Rosyid

Kedua, ajak gabung kekuatan-kekuatan politik yang selama ini masih berada di luar koalisi. Ada dua kekuatan signifikan di luar istana yaitu PDIP sebagai partai pemenang dan tokoh nasional Anies Baswedan. Berikan 3-5 menteri buat PDIP. Karena PDIP tidak mau bergabung jika ada orang-orang Jokowi di istana, maka tak ada pilihan lain kecuali mengganti orang-orang Jokowi dengan PDIP. Ini pilihan sulit yang tentu masing-masing punya konsekuensinya.

Jika Anies Baswedan dijadikan mensesneg atau seskab misalnya, keadaan Prabowo ada kemungkinan bisa berubah. Anies, selain punya pendukung dalam jumlah besar dan cukup militan, secara skill bisa ditugaskan untuk mengorkestrasi kementerian dan lembaga negara agar bisa bekerja lebih profesional. Tentu, tidak mudah menggandeng Anies Baswedan. Belum tentu Anies sendiri mau, juga pasti penolakan di internal istana juga tidak kecil.

Baca Juga  BMH Maluku Salurkan Kafalah dan Logistik untuk Guru Ngaji TPQ Sabilun Najah Waeheru

Seorang pemimpin akan selalu dihadapkan pada tantangan. Tantangan yang berat adalah ketika menghadapi dilema. Jika dilema terus dibiarkan, maka seorang pemimpin lambat laun akan melemah dan pada akhirnya tumbang. Apakah Prabowo akan tegas bersikap terhadap dilema-dilema itu? Terutama dilema dalam menghadapi Geng Solo.

Jakarta, 30 Juli 2026

No More Posts Available.

No more pages to load.