Praktisi Hukum Desak Polres Tikep Tuntaskan Kasus Penganiayaan Ketua Kwatak

oleh -139 views

Kondisi pelaku dan korban saat itu beradu mulut di Bidang Tata ruang Dinas PUPR dan diketahui istrinya yang menunggu di mobil. Kejadian semakin heboh, istrinya keluar dari mobil kemudian bersikap memberontak, namun dilerai sejumlah pegawai.

“Maka dari itu, saya mendesak kepada Kapolres Kota Tidore Kepulauan agar mengusut tuntas penyelesaian kasus ini, sebab dari kronologi diduga kuat sudah direncanakan kemarahanyan dari rumah, ia sebelum menuju kantor PUPR Tidore mencari korban,” ucapnya.

Berkaitan barang bukti yang disita Polres Tikep dalam kasus ini, masih kurang. Karena selain pisau yang digunakan pelaku, mobil pribadi pelaku juga harus disita, sebab kita belum ketahui benda lain yang disimpan pelaku.

Baca Juga  Kisah Abu Nawas yang Dikenal Cerdas, Kocak, tapi Religius

Terpisah, korban Mardianto Musa membenarkan, yang dilakukan pelaku berinisial MST ini, dalam percobaan pembunuhan.

“Dari awal, pelaku masuk ke kantor sudah menanyakan kepada saya, tanpa banyak bicara pelaku langsung mencabut pisau dari pinggul belakang sebelah kanan langsung menyerang,” akunya.

Atas kejadian ini, pria yang biasa disapa Mas Antoth mendapat perawatan medis dengan 10 jahitan, di antaranya 7 jahitan di bagian pipi kiri dan 3 jahitan di jari tengah tangan kiri. (Len)

No More Posts Available.

No more pages to load.