Porostimur.com, Paris – Keputusan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengakui negara Palestina dan akan mendeklarasikannya dalam sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dilaporkan telah membuat Israel dan Amerika Serikat (AS) murka.
Keputusan Macron tersebut dinilai telah memicu negara-negara Barat lainnya mengambil langkah yang sama. Aksi Macron juga disebut menempatkan kembali solusi dua negara sebagai inti upaya diplomatik untuk mengakhiri perang dan aksi genosida yang dilakukan Israel di Palestina.
Melansir AP News, Senin (1/9/2025) dalam surat kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pekan lalu, Macron menuliskan, Prancis begitu bertekad untuk melihat rakyat Palestina memiliki negara mereka sendiri.
“Hal berakar pada keyakinan kami bahwa perdamaian abadi sangat penting bagi keamanan negara Israel. Kemarahan kami melihat bencana kemanusiaan yang mengerikan di Gaza, dan bencana kemanusiaan tersebut adalah hal yang tidak dapat dibenarkan,” jelas Macron.
Surat Macron hadir setelah Netanyahu menuduh kepala negara Prancis itu telah memicu api antisemitisme” dengan seruannya untuk kedaulatan Palestina. Tuduhan Netanyahu ini direspons Macron sebagai hal yang keji.









