Langkah itu diperkuat oleh Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, yang memastikan pemerintah telah menyerahkan laporan resmi kepada kejaksaan Paris terkait dugaan penyiksaan terhadap warga negaranya.
Dugaan Kekerasan dan Tekanan Diplomatik
Penyelidikan semakin mendapat sorotan setelah muncul video yang diunggah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, yang memperlihatkan para aktivis dalam kondisi terikat dan dipaksa bersujud oleh aparat keamanan.
Global Sumud Flotilla mengklaim sejumlah peserta mengalami luka serius akibat tindakan kekerasan, termasuk sedikitnya 30 kasus patah tulang serta dugaan pelecehan seksual selama proses penahanan.
Menanggapi perkembangan tersebut, pemerintah Prancis mengambil langkah diplomatik tambahan dengan melarang Itamar Ben-Gvir memasuki wilayahnya.
Ujian Hubungan Prancis–Israel
Penyelidikan yang dilakukan PNAT diperkirakan menjadi salah satu kasus paling sensitif dalam hubungan Prancis dan Israel dalam beberapa tahun terakhir.
Otoritas Prancis menegaskan bahwa seluruh dugaan pelanggaran akan diperiksa secara independen berdasarkan bukti, kesaksian korban, serta ketentuan hukum internasional yang berlaku.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










