Porostimur.com, Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara diharapkan dapat mengoptimakan pengelolaan potensi unggulan yang selama ini belum digarap secara maksimal.
Hal ini menurut Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Letjen TNI (Purn) Jeffry Apoly Rahawarin, disampaikan saat mewakili Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Maluku Utara Tahun 2024, bertempat di Sahid Bella Hotel, Ternate, Maluku Utara, pada Jumat akhir pekan lalu
Kapada jurnalis porostimur.com, Selasa (2/5/2023), Rahawarin mengatakan Provinsi Malut memiliki beberapa permasalahan dan isu strategis yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan pembangunan yaitu Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Kemiskinan; Kebudayaan dan Harmoni Sosial; Infrastruktur Wilayah dan Pelayanan Dasar; Pengembangan Wilayah dan Pemerataan; Transformasi dan Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas; Lingkungan Hidup dan Ketahanan Bencana; dan Reformasi Birokrasi dan Inovasi Daerah.
Diutarakan Jeffry, bahwa pengembangan potensi unggulan daerah dipandang mampu mendorong pembangunan daerah. Untuk itu, dia meminta pemerintah setempat agar mampu mengoptimalkan potensi unggulan daerah yang dimiliki.









