Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

oleh -80 Dilihat

Jika kondisi ini terus berlangsung, menurut analisanya, ruang fiskal pemerintah akan semakin sempit dan kepercayaan pasar berpotensi terus melemah.

Dari sinilah ia melontarkan pertanyaan yang dijadikan judul artikel: apakah Indonesia sedang menuju kebangkrutan?

-000-

Sampai di sini saya sengaja belum memberi komentar. Sebab kritik yang adil harus dimulai dengan memahami secara utuh apa yang sedang dikritik. Terlalu sering kita marah kepada sebuah tulisan hanya karena membaca judulnya, padahal belum memahami bangunan argumennya.

Namun setelah membaca keseluruhan artikel, saya melihat bahwa persoalan sesungguhnya bukan sekadar soal utang, APBN, atau rupiah.

Yang sedang diperdebatkan sebenarnya bukan sekadar angka-angka APBN. Yang sedang dipertarungkan adalah kompas pembangunan: negara menjadi nakhoda, atau cukup menjadi penjaga mercusuar.

Baca Juga  Belasan Titik Jalan Berlubang di Kampus Unpatti, Mahasiswa Desak Rektor Segera Bertindak

Van Bemmel melihat Indonesia melalui kacamata ekonomi yang menempatkan kepercayaan pasar, disiplin fiskal, dan investasi swasta sebagai mesin utama pertumbuhan.

Dari sudut pandang itu, menurut Bemmel, semakin besar peran negara, semakin besar pula risiko yang harus ditanggung.

Di sinilah saya melihat adanya perbedaan cara membaca sejarah. Tidak sedikit negara yang justru tumbuh menjadi kekuatan ekonomi karena negara memainkan peran yang sangat aktif.

No More Posts Available.

No more pages to load.