“Sehingga dapat membangun seperti daerah-daerah lainnya yang maju mensejahterakan, ekonomi kerakyatan dan tentu saja memberikan keamanan bagi seluruh rakyat di Provinsi Maluku. Siapkan moril kalian, mental, tetap jaga kemampuan kompetensi dan keterampilan-keterampilan yang kita laksanakan,” pintanya.
Olehnya itu, mantan Kakorpolairud Baharkam Polri ini memberikan beberapa pesan agar dapat dilaksanakan seperti: Pupuk moril dan jiwa korsa serta soliditas satuan yang telah terbina selama ini; Hindari pelanggaran-pelanggaran baik itu kode etik disiplin, apalagi pidana sehingga merugikan diri sendiri maupun kesatuan; Jadilah terus pelopor dalam protokol kesehatan baik di lingkungan keluarga, kesatuan dan masyarakat; Tumbuhkan terus jiwa nasionalisme, kebersamaan, sikap toleransi, sikap menghormati satu sama lain dalam rangka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan motto operasional Brimob yakni “Sekali melangkah pantang menyerah sekali tampil harus berhasil”, ‘Jiwa ragaku demi kemanusiaan” dan “Brimob untuk Indonesia.”
“Saya ingin sampaikan bahwa Brimob Maluku cukup disegani dan dibanggakan. Saya menuliskan di dalam kesatuan Brimob Polda Maluku, bahwa Brimob Polda Maluku adalah pasukan yang setia, berani, dan membanggakan dalam menjaga NKRI,” pungkasnya. (Keket)









