Republik ini rusak parah bukan karena rakyatnya yang rusak. Tetapi kaum elitnya yang benar-benar rusak serusak-rusaknya. Mereka tidak kompeten, dan tahu bahwa mereka tidak kompeten. Apa yang dilakukan oleh orang tidak kompeten tapi paham akan ketidakkompetenannya? Menebar ketakutan dan teror!
Ini adalah regime of fear and terror. Kiriman kepala babi dan tikus tanpa kepala kepada jurnalis itu baru awal dari regime of fear and terror ini. Akan ada episode-episode yang lebih brutal dari ini.
Kita sudah pernah berada pada situasi ini. Para pelakunya justru sekarang sedang duduk di kursi kekuasaan.
Sejarah akan berulang, kata orang yang berpangku tangan menjadi pengamat. Tidak, kata anak-anak muda yang bertempur di jalanan melawan regime of fear and terror ini.
Gedung DPRD dibakar? Luweh! (*)








