Resensi Buku “Kupu-Kupu Boven Digoel”

oleh -187 views

Judul buku ini pada mulanya berbahasa Belanda : ”De vlinders van Boven Digoel: verboren verhalen over kolonialisme”, yang ditulis oleh Alicia Schrirkker, di mana untuk pertama kali diterbikan oleh Uitgeverij Prometheus, Amsterdam di tahun 2021 lalu.

Kemudian diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo dalam bahasa Indonesia di tahun 2024 lalu, dengan jumlah halaman xxi+342. Adapun judul karya histografi ini dalam bahasa Indonesia yakni : “Kupu-Kupu Boven Digoel.”

Meskipun judul buku ini adalah “Kupu-Kupu Boven Digoel”, ternyata tidak seluruh konten dari karya histografi ini mendeskripsikan secara komprehensif tentang kamp konsentrasi di era Pemerintahan Hindia Belanda tersebut. Namun pada penghujung karya histografi ini, hanya sedikit mengisahkan tentang kamp pembuangan di era kolonial Belanda tersebut. Hal ini membawa kita untuk mengetahui sisi gelap, dari kamp pembuangan di ujung paling timur Nusantara pada zamannya tersebut.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Hadiri Pentahbisan Pastori II GPM Bukit Zaitun

Secara global konten buku ini menarasikan kondisi sosial, politik, dan ekonomi Nusantara pada zaman Hindia Belanda. Di mana, jika kita membacanya secara saksama, kita dapat mengetahui secara komprehensif menyangkut dengan dinamika sosial, politik, dan ekonomi Nusantara di era Hindia Belanda kala itu, yang sesuai dengan lokus kejadiannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.