Pembelaan juga datang dari Fahri yang lain, yaitu Fachry Ali. Kalau Fahri Hamzah serius, Fachry Ali juga serius tapi dengan memakai analogi yang menggelitik. Ia menyebut Rocky Gerung sebagai ‘’Hujjatul Islam’’.
Dalam sejarah peradaban Islam yang sudah berumur 15 abad satu-satunya tokoh yang memperoleh label itu ialah Imam Al-Ghazali (1058-1111), filosof dan teolog terkemuka Islam.
Pada masa hidup Al-Ghazali pemikiran ilmu kalam yang berbasis pada filsafat Yunani kuno mulai marak. Tokoh-tokoh utamanya antara lain Ibnu Sina dan Ibnu Rusydi. Pemikiran mereka didasarkan pada teori helenisme filsafat Yunani yang berdasarkan pada rasionalisme dan kebebasan akal.
Pandangan para filosof ini menjadi kontroversial karena dianggap bertentangan dengan Islam. Salah satu pandangan kontroversial adalah bahwa Allah tidak mengetahi secara detail apa yang terjadi di dunia. Allah menciptakan sistem sunatullah yang kemudian berjalan sendiri sesuai dengan hukum alam.
Hal yang diserang oleh Al-Ghazali adalah pendapat yang menyatakan bahwa alam itu qadim, tidak mempunyai permulaan dan tidak berakhir, kebangkitan yang terjadi di akhirat bersifat rohani bukan jasmani, serta Allah tidak mengetahui yang juz’iyah, detail yang ada di alam ini. Dengan tiga pernyataan kaum filosof tersebut, maka mereka dianggap oleh Imam Al-Ghazali telah keluar dari ajaran Islam atau kafir.










