Rocky Gerung ‘’Hujjatul Islam’’

oleh -506 views

Tapi kali ini label itu oleh Facry Ali disematkan kepada Rocky Gerung. Tentu ini bukan perbandingan apple to apple. Fachry ingin menunjukkan bahwa Rocky mempunyai kekuatan intelektual dan kekuatan logika yang kokoh sehingga bisa mememenangkan berbagai perdebatan.

Fachry mengatakan sudah mengenal Rocky sejak 1980-an ketika masih sama-sama muda. Ketika itu Rocky dan Fachry sudah sama-sama bergelut di lingkar intelektual kampus masing-masing. Rocky di Universitas Indonesia dan Fachry di IAIN Syarif Hidayatullah.

Dalam sebuah kesempatan seminar Rocky melontarkan kritik keras terhadap orang-orang PSI (Partai Sosialis Indonesia). Kritik Rocky ini dianggap sangat berani, karena PSI adalah partai yang didirikan oleh Sutan Sjahrir dan kemudian menjadi ‘’avant garde’’ intelektual Indonesia. Partai itu menjadi ‘’intellectual powerhouse’’ pusat kekuatan intelektual tempat berkumpulnya orang-orang terdidik dari generasi pertama Indonesia.

Baca Juga  Polda Maluku Bongkar Praktik Jual Beli Emas Ilegal di Pulau Buru, 3 Pelaku Diamankan

Keberanian Rocky itu menunjukkan kuatnya fundamental intelektual yang dimilikinya sejak muda. Kemudian, dalam perjalanan intelektualnya Rocky tidak pernah secara khusus masuk dalam jalur intelektual Islam.

Bagaimana kemudian Rocky bisa dianggap sebagai ‘’Hujjatul Islam’’? Kemunculan Jokowi 10 tahun terakhir memunculkan keresahan di kalangan muslim kelas kota, yang tidak mempunyai tokoh berkaliber yang bisa ditandingkan dengan tokoh nasionalis, termasuk Jokowi.

No More Posts Available.

No more pages to load.