Deklarasi berdirinya Sahabat Ganjar sendiri telah dilaksanakan di Yogyakarta pada 20 Juni 2021. Kemudian diperluas hingga 34 provinsi di 50 kota di Indonesia.
Adapun 50 kota tersebut adalah Aceh, Medan, Sumatera Barat, Pekanbaru, Riau, Batam, Kepri, Bukittinggi Sumbar, Jambi, Bengkulu, Palembang, Sumsel, Bangka Belitung, Kota Lampung, Serang (Banten), DKI Jakarta, Kota Bogor, Kuningan (Jabar), Sukabumi (Jabar), Cianjur (Jabar), Karawang (Jabar), Bandung (Jabar), Cirebon (Jabar), Semarang (Jateng), Kedu (Jateng), dan Banyumas (Jateng).
Kemudian, Surakarta (Jateng), Pekalongan (Jateng), Kota Jogjakarta, Mojokerto (Jatim), Bojonegoro (Jatim), Malang (Jatim), Surabaya (Jatim), Denpasar (Bal), Praya (NTB), Sabu Raijua (NTT), Manggarai (NTT), Kubu Raya (Kalbar), Banjarmasin (Kalsel), Kotabaru (Kalsel), Tarakan (Kaltara), Palangkaraya (Kalteng), Kutai Kartanegara (Kaltim), Balikpapan (Kaltim), Manado (Sulut), Makassar (Sulsel), Kendari (Sultra), Palu (Sulteng), Gorontalo, Tobelo (Maluku Utara), Ambon (Maluku), Manokwari (Papua Barat), dan Jayapura (Papua).
Selain membagikan ribuan paket sembako dan masker di setiap kota, deklarasi dikemas dengan berbagai kegiatan unik. Seperti di Cirebon, relawan Sahabat Ganjar melakukan deklarasi di atas perahu nelayan. Di Kuningan dengan iring-iringan delman. Di Bojonegoro, Medan, Solo dengan iring-iringan becak. Bali dengan memborong jajanan kaki lima. Sahabat Ganjar Semarang melakukan aksi tanam pohon bakau. Serta relawan di Jakarta melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata.









