Boss Pasifik Dok Maluku Tawiri, Dituding Pukul Nakhoda KM Sabuk Nusantara 34

oleh -1.303 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Boss Pasifik Dok Maluku Tawiri, Alfred Betaubun dituding telah memukul nakhoda KM Sabuk Nusantara 34 hingga pelipisnya berdarah.

Tudingan tersebut dimunculkan di media sosial facebook oleh pemilik akun bernama Eli Paklioy Tuamain, Ahad (22/8/2021).

Pada status facebooknya Eli menulis, “Kok Bisa Bos PT. Pasifik Dok Maluku Tawiri Ambon (Alfred Betaubun), Arogannya sama seorang kapten Kapal Sabuk Nusantara 34 (Marthen Leitera)”. 

Tuamain juga memposting foto wajah dari nakhoda kapal yang dalam kondisi bengkak  dan darah mengucur dari bagian mata.

Status yang diunggah sekitar empat jam lalu itu, langsung mendapat perhatian dari pengguna facebook.

Hingga berita ini kami tayang, status Tuamain telah mendapat 159 komentar dan dibagikan sebanyak 60 kali oleh sejumlah nitizen.

Sebagian besar diantara mereka mengecam aksi pemukulan tersebut, sebagian lagi mengaku tidak percaya AB bisa melakukan tindak kekerasan, sedangkan yang lain mempertanyakan musabab peristiwa.

Baca Juga  Pertamina Rugi Rp 11 Triliun, Ahok Sebagai Komisaris Dibully hingga Jadi Trending Topic di Twitter

Menjawab salah satu pertanyaan di kolom komentar facebooknya  tentang kronologis penganiayaan tersebut, Eli Paklioy Tuamain menjelaskan, Kapal Sabuk Nusantara  34  saat itu sedang dalam posisi  docking. Kapal tersebut  sudah turun dari galangan,  namun masih berlangsung perbaikan mesin  induk,  dan mesin bantu, sehingga kapal  masih tetap bersandar. 

Tuamain menambahkan, boss dock telah memerintahkan agar kapal yang sedang berlabuh didepan Mardika  segera keluar. 

“Kapal sabuk 34 ini posisi lagi dock, kplx sdh turun dari galangan dock.cuma masih berbaikan mesin Induk dan  mesin bantu . Jadi semntara kapalx sandar di dermaga docknya.  Sambil perbaikan mesin. Sementara BOs docknya  suruh kapal cepat2 keluar berlabuh di depan mardika, jadi kemarin sore dia panggil  Kep turun ke darat. Trus dia tanya kenapa kpl blm keluar .kep jawab mesin belum jadi msh perbaikan.langsung dia pukul om ,” tulis Eli Paklioy Tuamain. 

Penelusuran porostimur.com di akun facebook Tuamain menemukan gambar KM. Sabuk Nusantara 34 memang sedang sandar di dermaga Dok Tawiri. Gambar ini diposting oleh Tuamain tiga hari lalu.

Baca Juga  Menuju New Normal, Brimob Kompi 1 Yon C Pelopor Laksanakan Patroli dan Imbauan di Kota Tual

Berbeda dengan keterangan yang diunggah Tuamain, salah satu facebooker dengan nama akun Nyong Halat justru mengunggah komentar berbeda.

Di kolom komentar facebook Tuamain, Nyong Halat menulis “Bt hanya mau menjelaskan saja..yang memukul korban bukan pa Alpret,,anak buah pa Alpret karna..Korban mau memukul Pa alpret,anak buah pa Alfret lia,lansung anak buah pa Alfret yang memukul Korban..bukan pa Alfret..Mohon untuk di mengerti..🙏🙏🙏”

Hal senada juga disampaikan oleh akun bernama Bung Ewa. Dalam komentarnya yang cukup panjang, Bung Ewa menulis komentar seperti berikut:

“Selamat sore bapa/ibu basudara samua, saran beta sblm menyimpulkan sesuatu iko mau sebaiknya cek kronologinya. Kejadian itu terjadi di Dok nya Pak alfred, di sana (Dok) perbaikan kapal itu hitungannya perjam nah kapal sabuk 34 itu jam nya sdh selesai (kapal lain mau naik Dok), krn blm turun dari Dok pak alfred panggil Kapten kapalnya llu menegur marah” knp kapalnya blm keluar, ini kapal lain mau naik, sesudah itu beliau jalan balik, nah saat itu ada gerakan dari belakang (Kapten kapal) mau pukul pak alfred, spontan anak buah pak alfred balik memukul kapten kapal. Basudara Justru pak alfred yang melerai. Jadi sekali lagi bukan pak alfred yg memukul ybs.

Baca Juga  Jelang Ramadhan, Dinda Claudia Alvian Luncurkan Lagu Religi

Utk sepengetahuan basudara saat pak alfred minta stafnya ke kapal sabuk 34 temui Kapten kapal utk tanyakan terkait berita yg beredar di medsos yg menuduh pak alfred memukul ybs. Thanks…🙏”

Sejauh ini belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Manajemen PT. Pasifik Dok Maluku Tawiri, maupun oleh Alfred Betaubun terkait postingan Tuamain itu. (tim)