Sakralnya Tyarka di Maluku, Bahasa Tutur Serupa Nyanyian Adat

oleh -175 views

Porostimur.com, Ambon – Tyarka merupakan salah satu ekspresi lisan yang ada di Maluku. Ekspresi lisan ini bahkan sudah ada sejak zaman leluhur masyarakat Babar.

Mengutip dari warisanbudaya.kemdikbud.go.id, tyarka lahir dari hasil kreasi dan aksi sebagai suatu seleksi alam. Hal tersebut kemudian melahirkan adanya penutur dalam menyampaikan maksud dan keinginannya.

Dalam penyampaiannya, tyarka tergolong unik dan berbeda jika dibandingkan dengan bahasa dari daerah lain. Pasalnya, penuturan dan pelafalannya menggunakan nada-nada yang dirangkai sehingga terdengar seperti nyanyian.

Maksud yang disampaikan penutur biasanya sangat sakral, salah satunya lebih banyak menceritakan sejarah-sejarah kehidupan masyarakat di Kepulauan Babar. Dalam prosesnya, tyarka disampaikan dengan menyuguhkan minuman adat yang dihasilkan dari hasil bumi di kepulauan Babar.

Mengutip dari ‘Pemodelan Dinamik Tradisi Lisan Maluku: Suatu Studi Awal terhadap Keberlangsungan Nyanyian Adat di Pulau Babar Maluku Barat Daya’ oleh Mariana Lewier dan Pieldrie Nanlohy, sebenarnya tradisi lisan di Maluku bertumpu pada kekuatan tuturan lisan. Tradisi lisan tersebut kemudian memuat nyanyian adat sebagai suatu bentuk ekspresi jiwa dan pikiran.