Wali Kota: Warisan Budaya yang Harus Dijaga
Usai prosesi penyalaan obor induk ela-ela, Sultan Ternate bersama rombongan kemudian menuju Masjid Sigi Lamo di Kelurahan Soa Sio untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tauhid Soleman menyampaikan bahwa tradisi ela-ela merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat Ternate dalam menyambut malam Lailatul Qadar.
“Tradisi ela-ela yang dilaksanakan setiap malam 27 Ramadan ini merupakan bentuk penyambutan masyarakat Ternate terhadap malam Lailatul Qadar,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi tersebut memiliki nilai penting karena memadukan nilai-nilai keagamaan dengan adat istiadat yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
“Tradisi ini perlu terus dijaga dan dipelihara karena di dalamnya terdapat nilai agama dan juga nilai adat yang hidup dalam masyarakat Kesultanan Ternate,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Ternate bersama seluruh elemen masyarakat telah berkomitmen untuk terus menjaga serta mengembangkan adat dan budaya yang menjadi identitas masyarakat Ternate.
“Pemerintah Kota Ternate telah bersepakat untuk terus mengembangkan dan melestarikan adat serta budaya masyarakat Ternate agar tetap terjaga dari generasi ke generasi,” pungkasnya. (Keket)










