Menurut Yusuf, penyidik juga menemukan sejumlah kartu anggota TPNPB beserta dokumen lain yang kini masih diverifikasi untuk mengetahui keterkaitannya dengan kasus pembakaran pesawat dan pembunuhan pilot.
“Dokumen dan identitas tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman untuk mengetahui kaitannya dengan peristiwa ini maupun jaringan kelompok yang terlibat,” katanya.
Seluruh barang bukti telah diserahkan kepada Tim Identifikasi Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan laboratorium forensik, digital forensik, serta analisis lanjutan sebagai bagian dari proses penyidikan.
Olah TKP Ungkap Kerusakan Parah Pesawat
Sebelumnya, Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan olah TKP di lokasi kejadian pada Sabtu (4/7/2026).
Hasil pemeriksaan menunjukkan pesawat Pilatus PC-6/B2-H4 Turbo Porter registrasi PK-RCY mengalami kerusakan sekitar 90 persen akibat terbakar. Bagian tengah badan pesawat menjadi titik kerusakan paling parah, sementara posisi pesawat masih mengarah ke landasan saat ditemukan.
Dalam olah TKP tersebut, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa bangkai pesawat yang hangus terbakar, sisa abu dan arang, serpihan bodi pesawat, kawat ban pesawat, satu selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter, serta sampel tanah di sekitar lokasi untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium forensik.









