Sebut Dipaksa Ubah Sikap soal PSN, Keluarga Ungkap Dugaan Intimidasi terhadap Mama Yasinta

oleh -190 views
Anak angkat Mama Yasinta yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku sempat menerima panggilan telepon dari sang ibu sesaat sebelum video pernyataannya viral di media sosial.

Porostimur.com, Merauke – Pihak keluarga tokoh perempuan adat Malind, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, akhirnya buka suara terkait kemunculan mendadak yang bersangkutan di Jakarta.

Melalui keterangan anak angkat dan keponakannya, keluarga mengungkap kronologi penjemputan yang dinilai janggal, termasuk dugaan adanya ancaman pembunuhan agar Mama Yasinta mengubah sikap terkait proyek strategis nasional (PSN) di Papua Selatan.

Anak angkat Mama Yasinta yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku sempat menerima panggilan telepon dari sang ibu sesaat sebelum video pernyataannya viral di media sosial.

“Mama telepon dari kampung dan bilang ada oknum tentara, polisi, dan pihak perusahaan datang menemui mama. Mereka mengancam akan menembak dan membunuh mama,” ungkapnya dalam keterangan, Sabtu (30/5/2026).

Diduga Diancam dan Diberi Naskah

Dalam percakapan tersebut, Mama Yasinta disebut menerima uang sebesar Rp1 juta serta sebuah surat yang diduga harus dihafalkan.

Baca Juga  Kantor Pertanahan Malteng Dorong Pemanfaatan Sertipikat Tanah Lewat Penyuluhan Akses Reforma Agraria

Isi surat itu disebut berkaitan dengan pernyataan yang kemudian muncul dalam video yang beredar luas di publik.

“Mama bilang sekarang tidak bisa bicara bebas karena sudah dapat peringatan. Kalau bicara lagi ke publik, mama akan ditembak,” lanjutnya.

Keluarga mengaku memiliki rekaman video call sebagai bukti percakapan tersebut dan saat ini merasa berada dalam tekanan sehingga membutuhkan pendampingan hukum.

No More Posts Available.

No more pages to load.