Setubuhi Anak Tetangga Berulangkali, Corneles Angkotta Dituntut 12 Tahun Penjara

oleh -4.201 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Jaksa Penuntut Umum (JPU), Pengadilan Negeri Ambon, Chaterina Lesbata menuntut Corneles Angkotta, warga Latuhalat Waimahu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, dengan hukuman 12 tahun penjara.

Tuntutan terhadap terdakwa kasus persetubuhan anak itu, disampaikan Jaksa Chaterina dalam persidangan yang dipimpin Hakim Ketua Lutfi di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Senin (17/5/2021) kemarin.

Corneles terbukti melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebagaimana diatur dalam pasal 81 ayat (2) UU RI no.17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana selama 12 tahun penjara dikurangi masa tahanan dan denda Rp.60.000.000 subsider 3 bulan kurungan dengan perintah terdakwa tetap di tahan,” kata Chaterina ketika membacakan berkas tuntutan.

Usai sidang dengan agenda mendengar tuntutan, hakim kemudian menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda putusan.

Baca Juga  Polresta Pulau Ambon Kejar 3 Pelaku Penikaman Bobi Renharlalaar

Sekadar tahu, Corneles melampiaskan nafsu bejatnya ke korban yang adalah tetangganya sendiri pada tahun 2019 lalu. Merasa aksi pertamanya itu tidak bocor atau diketahui orang lain, terdakwa kemudian mengulangi hal serupa hingga terakhir di Juni 2020.

Sebanyak empat kali terdakwa menggagahi korban. Tapi, sebagai orang tua, tentu akan merasa jika anaknya seperti lain. Firasat orang tua benar adanya, ternyata korban yang diminta menceritakan yang terjadi kepadanya mengaku kalau Ia telah disetubuhi berulang kali oleh terdakwa.

Untuk memuluskan aksi biadap itu, korban merayu dengan memberikan uang sebesar Rp 20 ribu. Korban tidak mau tapi terus dipaksa hingga kemudian ditarik masuk ke dalam rumah terdakwa yang hanya bersebelahan dengan rumah korban.

Baca Juga  Amankan Pesparani I, Korem 151 Binaiya turunkan 100 personil

Di rumah terdakwa itulah, celana korban dilucuti dan digagahi bak istri sah. Mendengar pengakuan itu, orang tua yang naik pitam langsung melaporkan terdakwa ke Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(red/katim)