Usung Tiga Pilar, dari Pembangunan hingga Digitalisasi
Dalam pencalonannya sebagai Ketua Umum PW GPII Maluku, Wahidin mendorong tiga agenda utama yang ingin dikembangkan melalui organisasi.
Pertama, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota untuk mendorong percepatan pembangunan di Maluku. Sinergi tersebut dinilai penting agar aspirasi masyarakat, khususnya pemuda di wilayah kepulauan dan daerah terpencil, dapat tersampaikan serta menjadi bagian dari perhatian pembangunan.
Kedua, menjadikan GPII sebagai wadah pendidikan, kaderisasi, dan pencetakan calon pemimpin masa depan. Organisasi, menurut Wahidin, harus mampu membentuk generasi muda yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, kapasitas intelektual, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Melalui kaderisasi yang terarah, GPII diharapkan tidak hanya melahirkan aktivis organisasi, tetapi juga generasi pemimpin yang mampu berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pemerintahan.
Ketiga, mendorong pembaruan organisasi melalui penguatan basis data dan digitalisasi. Wahidin ingin GPII Maluku berkembang menjadi organisasi yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menghimpun informasi, menyampaikan aspirasi masyarakat, serta mengawal kebijakan pemerintah agar berjalan transparan dan tepat sasaran.









