Sigra Baru Dikabarkan Bakal Meluncur Juli Mendatang, Ini Kata Daihatsu

oleh -30 views
Link Banner

Porostimur.com, Jakarta – Varian baru segmen LCGC Low MPV duet Daihatsu Sigra dan Toyota Calya kian santer.

Terlebih dengan adanya beberapa pramuniaga dealer Daihatsu yang menyebut bahwa model Sigra baru mulai inden dan akan ada model baru pada Juli mendatang.

Disegarkan pada 2019 atau 3 tahun lalu, rasanya penyegaran pada Daihatsu Sigra memang perlu dilakukan.

Marketing Director dan Corporate Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sri Agung Handayani, mengatakan jika waktunya sudah tepat, maka Sigra terbaru akan tampil.

“Kalau nanti memang saatnya harus disegarkan dan ditampilkan pasti ada waktunya,” tutur Agung saat Test Drive Daihatsu New Sirion di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga  SKP Ambon musnahkan 30 kantong benih tumbuhan asal Belanda

Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso, menyampaikan inden Sigra yang hanya memakan waktu satu hingga dua bulan terhitung masih wajar.

“Sigra itu memang kontribusi nomor satu di Daihatsu untuk passenger car sekitar 25 persen. Berarti itu memang demand paling tinggi di Daihatsu, karena 7-seater, MPV, harga sangat terjangkau. Kalau sekarang indennya cukup tinggi saya rasa bagus dan wajar, karena memang sekarang ini daya beli sedang turun tetapi demand tetap ada, sehingga lari ke sana. Pasar LCGC ini pasar yang paling besar sekitar 20 persenan, jadi saya rasa inden tinggi normal-normal saja,” ungkap Hendrayadi.

Baca Juga  Keluhkan Mahalnya Sewa Lapak Pasar, Pedagang Datangi DPRD Ambon

Ia menambahkan, tidak ada isu yang panas mengenai inden Daihatsu Sigra, sebab produksi kasih berjalan normal.

“Indennya ini bukan suatu hal yang heboh, karena masih wajar. Inden tergantung daerah, mungkin sebulan atau dua bulan indennya. Masalah semikonduktor itu pasti impact-nya ada, tetapi produksi masih normal dua shift dan masih jalan terus. Ini hanya masalah keseimbangan suplai dan demand yang sekarang ini mungkin demand-nya lebih tinggi dibandingkan biasanya,” jelasnya.

(red/tribunnews)

No More Posts Available.

No more pages to load.