Sikapi Protes Sejumlah Warga Terhadap Tahapan Pilkades, ini Kata DPRD Kepulauan Sula

oleh -87 views

Porostimur.com | Sanana: Warga Kepulauan Sula yang tidak menerima hasil screening calon kepala desa mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Kamis (15/4/2021)

Ratusan warga itu melakukan protes dan meminta agar tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kepsul 2021 ditunda, sebab menurut mereka, hasil screening calon kepala desa yang dikeluarkan oleh panitia Pilkades Kabupaten tidak sesuai regulasi dan bermuatan politik.

Burhanuddin Buamona, salah satu peserta aksi dari Desa Waitamela, dalam orasinya menyampaikan, aksi ini dilakukan karena di tanggal 12 malam kamarin, Panitia Pilkades Kabupaten Kepulauan Sula telah memutuskan nama-nama yang lolos sebagai calon kepala desa tidak sesuai dengan isyarat Undang-undang yang berlaku.

Baca Juga  Pimpin Upacara Hardiknas, Wawali Tual Tegaskan Pendidikan Karakter Bukan Sekadar Seremonial

“Saya mau sampaikan, sesuai dengan Permendagri 112 pasal 25 menyampaikan bahwa, jika satu desa dua sampai lima orang, panitia desa mengkroscek berkasnya. Kalau berkasnya cukup, sesuai dengan syarat, maka itu diloloskan sebagai calon kepala desa.
Jika calon kepala desa kurang satu orang, maka dikasih peluang waktu 20 hari lagi pembukaan waktu pendaftaran untuk diperpanjang. Jika calon kepala desa, lebih dari lima orang, maka panitia melakukan tes tambahan yang di dalamnya ada tes tertulis dan wawancara,” jelas mantan Anggota DPRD Kepulauan Sula ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.