Dukono Masih Batuk, Wilayah Tobelo Berselimut Debu Vulkanik

oleh -106 views
Link Banner

Porostimur.com | Tobelo: Gunung api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dalam tiga hari terakhir terus mengeluarkan abu vulkanik. Abu tebal itu mengepung wilayah Tobelo.

Berdasarkan pengamatan visual Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, status gunung setinggi 1.229 mdpl itu berada pada Level II Waspada.

Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, Iwan Amat mengatakan, terpantau sejak 13 April 2021, terjadi letusan yang mengeluarkan abu vulkanik dan mengarah ke Tobelo.

“Dari pemantauan kami, di hari kedua ramadan, tinggi abu vulkanik dari Gunung Dukono kurang lebih 500 meter. Untuk status gunung masih pada tingkat aktivitas Level II Waspada,” ungkap Iwan di ruang kerjanya, Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kamis 15 April 2021.

Abu vulkanik yang keluar, kata Iwan, jatuh di Kecamatan Tobelo dan Tobelo Tengah. Sedangkan tingkat ancaman bahaya dari letusan gunung sampai saat ini belum berubah.

Baca Juga  Bentrok dengan Massa, Satu Prajurit TNI Gugur di Jayapura

“Abu vulkanik ini juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat,” akunya.

Iwan bilang, abu vulkanik cukup tebal yang jatuh di dua kecamatan tersebut disebabkan sering terjadinya hujan di puncak Gunung Dukono.

Di mana, air hujan atau material halus masuk ke dalam kawah tererosi atau longsor masuk ke dalam kawah.

“Kemudian, terbuang kembali akibat akumulasi gas yang terjadi dari air dan tersentuh langsung dengan magma,” jelasnya menyitir halmaherapost.com, Kamis

Sehubungan dengan tingkat aktivitas Gunung Dukono, Iwan meminta masyarakat agar tidak beraktivitas mendaki dan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer.

(red/hp)