Slarmanat: Revitalisasi Pasar Mardika untuk Kepentingan Semua Masyarakat

oleh -11 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) kota Ambon, Jhon Slarmanat, mengatakan program revitalisasi Pasar Mardika demi kepentingan masyarakat Kota Ambon lebih maju untuk mendapatkan pasar yang layak dan baik.

Hal ini dikatakan Slarmanat kepada para jurnalis di Balai Kota Ambon, Kamis (1/7/2021).

Menurutnya, pemerintah tetap fokus pada proses pekerjaan program revitalisasi sambil mengupayakan solusi-solusi agar aktivitas para pedagang juga bisa tetap berjalan.

“Yang penting adalah mendukung program pemerintah. Karena ini proyek kita sudah lelang dan sudah ditayangkan,” ungkap Slarmanat.

“Kita sangat berterima kasih untuk itu, karena Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR melalui Balai sudah menayangkan pengumuman pelelangan pekerjaan pembangunan revitalisasi pasar Mardika karena mereka melihat bahwa komitmen Pemerintah Kota Ambon dan masyarakat kota betul-betul ingin untuk pasar itu segera direvitalisasi dibangun pasar yang lebih baik,” sambungnya.

Baca Juga  Pemda Halut Batasi Kehadiran Pendatang

Dia bilang, pasar yang dibangun adalah pasar tradisional yang kemudian akan dikelola secara modern untuk kepentingan semua masyarakat, khususnya para pedagang dan yang penting adalah verifikasi terhadap pedagang secara benar, sehingga betul-betul pada saatnya nanti adalah para pedagang yang berhak,” ujarnya.

Slarmanat mengatakan, mereka yang terdampak revitalisasi, databasenya sudah jelas. Sudah ada yang direlokasi ke pasar sementara. Dia mengakui bahwa ada yang mengajukan tuntutan keberatan karena pertimbangan-pertimbangan ekonomis pertimbangan-pertimbangan jarak misalnya dan lain-lain, dan hal itu menjadi bagian yang tetap akan dicarikan solusi yang paling baik.

“Itu sebetulnya konsep awal kita kalau ke depan ini kita akan membuka lagi ruang-ruang itu, sehingga titik-titik ekonomi itu dia semakin tersebar jangan hanya terpusat. Contohnya merelokasikan ke Pasar Passo saja, berbagai macam pertimbangan dengan apa misalnya jarak kemudian nanti tidak ada pembeli dan lain-lain padahal sebetulnya ketika pasar itu dia beroperasi di manapun pada saat konsumen ingin membutuhkan sebuah kebutuhannya dia akan mencari,” tegasnya.

Baca Juga  Korem 152/Baabullah Gelar Acara Tradisi Penerimaan Perwira Baru

Pasti ke depan kita akan membuka ruang itu sehingga titik ekonomi itu akan tumbuh di persebarannya dia semakin meluas di seluruh wilayah administrasi kota dan tidak terpusat hanya di satu titik misalnya di pusat kota. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.