Snobisme atau Apa Arti Kemewahan

oleh -296 views

Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapura

Telah lama saya berpikir tentang hal ini. Apa sih sebenarnya arti kemewahan itu? Mengapa orang mau bayar US$100 ribu (1,5 milyar) hanya untuk sebuah tas kecil, yang oleh orang yang tidak mengerti itu akan dianggap sebagai barang tak berguna? Atau sebotol anggur seharga US$70 ribu (1 milyar)? Kabarnya, anggur ini sudah tua dan rasanya pun masam karena disimpan terlalu lama.

Mengapa orang rela membuang uang sedemikian banyak untuk sesuatu yang mereka bisa dapatkan hanya dengan 0,0001% harga? Misalnya, Omakase yang dimakan mantu presiden itu. 15-course meal atau 15 jenis makanan (porsinya kecil-kecil) seharga 13 juta!

Baca Juga  Langgar Izin Tinggal, 11 WNA China di Gunung Botak Bakal Dideportasi

Dan itu terjadi di negara yang rata-rata 3 juta rupiah saja. Perlu 4 bulan lebih untuk seorang buruh upah minimum untuk bisa makan 15-course meal itu.

Psikolog dan ekonom mungkin bisa menjelaskan fenomena ini dengan lebih baik. Penjelasan gampangnya menurut saya adalah: status! Orang-orang superkaya ini, yang mendapatkan uang dengan sangat mudah (uang yang mendatanginya, bukan sebaliknya) merasa perlu mendapatkan ‘competitive edge’ atau keunggulan kompetitif.

No More Posts Available.

No more pages to load.