Porostimur.com, Labuha – Dr. Mokhtar Adam dinilai tidak memahami kondisi kewilayahan dan permasalahan yang dihadapi Kabupaten Halmahera Selatan saat ini, sehingga pernyataannya tentang program Smart City yang dicanangkan Bupati dan wakil Bupati Halmahera Selatan dianggap hanya wacana.
Staf Khusus Bupati Halsel Bidang Ekonomi dan Pembangunan M.Yunus Najar, M.Si menilai, pernyataan Mokhtar Adam, tentang apakah semua desa di Halsel sudah bisa akses internet, sehingga pemda Hasel fokus pada upaya mendorong tol langit dengan melakukan interkoneksi digital ke seluruh kecamatan, desa dan pulau-pulau yang dihuni oleh penduduk Halmahera Selatan sebagai penyataan yang naif.
Menurut Yunus, Bupati dan wakil Bupati Halsel Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba sejak dilantik pada tanggal 24 Mei tahun 2021 hingga saat ini sangat fokus pada perencanaan dan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dengan target yang ingin dicapai pada akhir tahun RPJMD di Halmahera Selatan, sehingga tidak ada lagi di kecamatan dan desa yang mengalami blank spot area.

“Dengan menggaungkan dan meluncurkan Program Labuha Smart City adalah bukti bahwa Bupati Halmahera Selatan H.Usman Sidik justru sangat memahami betul permasalahan Intervening Obstacles dan atau hambatan geografis Kabupaten Halmahera Selatan dalam pembangunan daerah,” kata Yunus kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (2/3/2022)









