Soal Labuha Smart City, Stafsus Bupati Halsel Sebut Mokhtar Adam Hanya Wacana

oleh -4 Dilihat

Dia menyebut saat ini di Halmahera Selatan telah terbangun 108 BTS dan pada tahun 2022 akan dibangun 137 Base Transceiver Station (BTS) pada sejumlah desa yang masih mengalami blank spot area, sehingga pada akhir tahun di 2022 ditargetkan telah terbangun sebanyak 245 BTS dari 249 Desa,

“Maka dengan demikian Mokhtar Adam dapat dipahami bahwa pada akhir tahun 2022 tidak ada lagi Blank Spot Area pada Kecamatan Dan Desa. Untuk 137 BTS pada tanggal 16 Februari 2022 Bupati Usman Sidik telah melakukan Ground Breaking tahap pertama Pembangunan BTS di 4 Desa yakni Desa Liaro, Desa Wayakuba, Desa Bobo dan Desa Gambaru,” ujarnya.

Baca Juga  DBH Desa untuk 249 Desa di Halsel Siap Dicairkan, BPKAD Tunggu Rekomendasi BPMD

Dikatakan Yunus, sesuai hasil asesmen dari Kementerian Kominfo RI, dari 88 kabupaten/kota yang ikut dalam asesmen, Kabupaten Halmahera Selatan masuk di bagian ke 50 atau urutan kelima (5) yang terpilih dalam program Gerakan Menuju Kota Cerdas yakni (Smart City)

“Halsel masuk pada urutan ke 5 dari 88 Kabupaten kota dan berdasarkan Surat dari Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor B-003/DJAI/AI.01.04/01/2022 tertanggal 3 Januari 2022,” cetusnya.

M Yunus menilai, pernyataan Mohctar Adam bahwa seyogyanya Smart City harus menyentuh seluruh pulau dengan basis utama pada desa, maka perlu disampaikan bahwa dalam aplikasi E-Smart Labuha telah dibangun satu data dengan aplikasi E-Smart Labuha yang akan terintegrasi dengan aplikasi layanan masyarakat di desa (Smart Vilage) dengan dukungan 245 BTS yang akan terbangun pada tahun 2022.

No More Posts Available.

No more pages to load.