Sukapi Masalah RSUD Chasan Boesoirie, Gubernur Malut: Kalau Korupsi Saya dan Sekda Tak Berumur Panjang

oleh -56 views
RSUD Dr Chasan Boesoirie. (Foto: Jusly Yany/Google Photo)

Porostimur.com, Ternate – Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba, akhirnya menanggapi berbagai persoalan manajemen RSUD Chasan Boesoirie (CB) Ternate. Dia menyebut, Pemprov Malut telah berupaya menyelesaikan permasalahan itu.

“Masalah yang terjadi di RSUD CB ini, Pemprov Malut sudah selesaikan beberapa persoalan. Jadi semua pihak, baik Inspektorat maupun BPKP semua sudah turun tangan. Kalau uang kita korupsi satu rupiah saja, maka Gubernur atau Sekprov mudah-mudahan jangan diberi umur panjang,” kata Abdul Gani Kasuba, dikutip Kamis (25/5/2023).

Abdul Gani mengatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen massa bakal mengganggu pasien yang menjalani perawatan di RSUD CB. Bahkan, dia merasa aksi yang dilakukan massa ini di luar batas kewajaran.

Baca Juga  Pembersihan Puing Bekas Serangan Israel di Gaza Butuh Waktu 15 Tahun dan Biaya Rp8 Triliun

Aksi yang dilakukan massa di depan kediamannya, kata Abdul Gani, dianggap mengganggu. Karena kediamannya bersebelahan dengan RSU CB Ternate yang banyak pasien sedang sakit dan memerlukan ketenangan.

“Apa pantas teriakan yang dilakukan dan tentunya sangat mengganggu pasien yang berobat,” ujar dia.

Sementara itu, massa aksi yang menamakan diri Aliansi OKP Bersatu dalam orasinya mengatakan Pemprov Malut sampai saat ini tidak bisa menyelesaikan permasalahan penundaan pembayaran gaji PNS RSUD CB Kota Ternate.

No More Posts Available.

No more pages to load.