Surat Untuk Mahasiswa dan Kaum Pergerakan

oleh -663 views

Oleh: Hasby Yusuf, Senator Republik Indonesia Dapil Maluku Utara

Saya pernah di jalan, sebagai aktivis mahasiswa, dan merasakan, gemuruh dan semangat bergelora dalam perjuangan untuk rakyat. Mahasiswa harus terus menjadi moral force bagi perubahan negeri ini. Demokrasi meniscayakan suara yang berbeda, karena hanya dgn perbedaan kita mengorkestrasi menjadi simponi kebangsaan yg mengagungkan.

Prestasi suatu bangsa tak ditentukan oleh orang baik. Karena sebaik apapun seorang pemimpin jika tak ingatkan akan cenderung menjadi teranik dan otoritarian. Mitos orang baik dalm sejarah bangsa kita seringkali menjadi tragedi dipenghujung kuasa karena hilangnya sosial control dari kompenen masyarakat sipil. Inilah menjadi ittibar dan ikhtiar kita sebagai warga bangsa utk melihat sang saka merah putih berkibar dengan penuh kebanggaan.

Baca Juga  7 Karakter Gemini yang Membuatnya Layak Jadi Pasangan Idealmu

Pemisahan cabang kekuasaan yg Montesquieu

Menyebutnya “Trias Politica” dimana kekuasaan tidak bisa menumpuk pada satu kekuatan karena akan menimbulkan absolutisme, yang karenanya pasti korup dan tiranik. Itu pentingnya Demokrasi dimana mekanisme “check and balance” antara cabang kekuasaan bisa berjalan dengan baik.

Konsekuensi dari pemisahan kekuasaan adalah jika adalah sumbatan pada salah satu cabang kekuasaan tak hanya merusak cabang kekuasaan tersebut tetapi laksana penyakit akan menjalar dan menggerogoti sistem imun Demokrasi dan pada akhirnya merusak semua sendi kenegaraan. Inilah yang terjadi negeri ini, produk akhir dari rusaknya sendi kenegaraan adalah wabah “Ketidakadilan”.

No More Posts Available.

No more pages to load.