Tak Hanya Gigih Perjuangkan Islam, Mu’adz bin Jabal Juga Terkenal Paling Pintar

oleh -1 Dilihat

Ketika Rasulullah SAW hendak mengirim Mu’adz bin Jabal RA ke Yaman, beliau menguji kebijaksanaannya dengan bertanya, “Apa yang menjadi pedomanmu dalam mengadili sesuatu, hai Mu’adz?” Mu’adz RA dengan tegas menjawab, “Kitabullah.”

Jika tidak ditemukan dalam Kitabullah, Mu’adz bin Jabal RA mengandalkan sunnah Rasulullah SAW. Jika pun tidak terdapat dalam sunnah, ia akan berijtihad dengan pikirannya. Rasulullah SAW yang mendengar jawaban tersebut pun sangat gembira dan memujinya.

Keimanan dan kecerdasannya membuat Rasulullah SAW sangat menyayangi Mu’adz bin Jabal RA. Mu’adz bin Jabal RA sering menjadi rujukan bagi para sahabat nabi karena dianggap sebagai orang yang paling pintar dan berilmu.

Mu’adz bin Jabal RA juga merupakan sosok yang selalu menjaga ketaatannya kepada Allah SWT dalam segala aspek kehidupannya. Ketakwaan yang dimilikinya tercermin dalam setiap tindakan, ucapan, dan pemikirannya. Dalam segala hal, Mu’adz bin Jabal RA selalu mengutamakan ketakwaan sebagai landasan utama dalam menghadapi ujian kehidupan.

Keteladanan Mu’adz bin Jabal

Dikutip dari buku Nukilan Tarikh karya Hasan Zein Mahmud, Mu’adz bin Jabal RA dikaruniai dengan kecerdasan dan tangkas dalam berpikir. Ia memiliki ingatan yang luar biasa kuat, bahkan di antara sahabat dekat Rasulullah SAW ia dikaruniai kelebihan yang sangat menonjol di bidang hukum dan fiqih.

No More Posts Available.

No more pages to load.