Tentara Israel Gunakan Pria 80 Tahun Palestina sebagai Tameng Manusia, lalu Membunuhnya

oleh -129 views
Tentara Israel gunakan pria Palestina berusia 80 tahun sebagai tameng manusia di lingkungan Al-Zaytoun, Kota Gaza, lalu membunuhnya. Foto/HaMakom

Pada saat itulah pasukan memutuskan untuk menggunakan “Mosquito Procedure (Prosedur Nyamuk)”, di mana tentara Israel memaksa warga Palestina untuk menjadi tameng manusia di zona pertempuran dengan todongan senjata.

Salah satu tentara mengikatkan sekering peledak ke sebuah bom dan mengikatnya di leher pria tua itu sebagai tali agar dia tidak melarikan diri.

“Mereka menjelaskan kepadanya bahwa jika dia melakukan sesuatu yang salah atau tidak seperti yang kami inginkan, orang di belakangnya akan menarik tali dan kepalanya akan dipenggal dari tubuhnya,” kata tentara itu kepada HaMakom.

Pria itu dipaksa berjalan-jalan bersama mereka selama delapan jam, karena tahu ada seorang tentara yang dapat meledakkan bom. Istrinya ditinggal di rumah, tidak menyadari apa yang terjadi, dan diawasi oleh beberapa tentara.

“Dia memasuki setiap rumah sebelum kami, jadi jika ada senjata atau ‘teroris’ di dalamnya—itu akan digunakan padanya, dan bukan pada kami,” kata tentara tersebut.

Baca Juga  Bupati Kepulauan Sula Lantik Sejumlah Pejabat Administrator dan Pengawas

Setelah pencarian selesai, tentara Zionis memerintahkan pasangan tua itu untuk mengungsi dengan berjalan kaki ke Khan Younis di selatan, tetapi sekelompok tentara lain menembak mati mereka.

Para tentara Zionis mengatakan bahwa mereka gagal memberi tahu batalion kedua tentang pasangan itu, dan pasangan tersebut ditembak mati.

No More Posts Available.

No more pages to load.