Teriaki Huwae penipu, RR dipolisikan

oleh -88 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Gara-gara meneriaki Ketua DPRD Maluku sebagai penipu, saat sidang berlangsung, Wakil Ketua DPRD Maluku, Richard Rahakbauw,SH dipolisikan.

Hal ini dibenarkan Ketua DPRD Maluku, Edwin Adrian Huwae,SH, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Markas Polda (Mapolda) Maluku, Kamis (17/5).

”Hari ini saya melaporkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw, untuk tindak pidana pencemaran nama baik terhadap diri saya. Laporan hari ini resmi diterima langsung oleh Polda Maluku bagian SPKT,” ujarnya.

Sebagai pejabat publik, akunya, sikap Rahakabauw yang acap dikenal dengan akronim RR ini sangat menjatuhkan martabatnya sebagai Ketua DPRD Maluku, maupun sebagai pemuncak PDI-P Maluku.

”Dan perbuatan yang bersangkutan terhadap diri saya sangat menjatuhkan harkat dan martabat diri pribadi saya termasuk jabatan dalam jabatan sebagai Ketua DPRD. Termasuk, saya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan,” tegasnya.

Baca Juga  Pembinaan Wilayah di Provinsi Maluku Fokus pada Penanganan COVID-19 dan Program Prioritas Kesehatan

Secara detail tentang insiden dirinya diteriaki penipu oleh RR, masih belum bisa diungkapkannya kepada media massa.

Meski demikian, jelasnya, dirinya masih harus menjalani serangkaian proses dalam pelaporan kasus dimaksud.

”Saudara Richard Rahakbauw sendiri mengatakan saya sebagai Ketua DPRD Maluku adalah penipu. Dan karena keterangan ini belum selesai saya sampaikan, saya kira belum bisa publish kepada media. Nanti saya harus memberi keterangan dulu kepada polisi. Ini adalah bagian dari penyelidikan dan langsung di tingkat penyidikan. Dan ini belum bisa juga langsung disampaikan kepada publik, karena ini adalah suatu proses. Proses hukum yang tentu saya yakin dan percaya bahwa Polda Maluku akan proposional dan berdasarkan ketentuan hukum, untuk menindaklanjutinya. Maka poinnya hari ini adalah saya melaporkan atas pencemaran nama baik,” pungkasnya. (keket)