Terkait Insentif Nakes di SBB, Begini Kata Dinkes dan Dirut RSUD

oleh -283 views
Link Banner

Porostimur.com | Piru: Menanggapi demo yang dilakukan di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terkait insentif tenaga kesehatan (nakes) yang belum terbayarkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) SBB pun angkat bicara.

Dinkes SBB melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Lily Pattykaihatu S.Kep.Nes mengatakan bahwa insentif nakes tahun 2020 yang sudah terbayarkan yaitu untuk bulan Maret, April, Mei, Juni, Juli, dan sebagian ada yang sudah terbayarkan untuk bulan Agustus bahkan ada yang sudah dibayarkan hingga bulan Desember.

Dijelaskannya, adapun nakes yang belum terbayarkan dibulan Agustus, September, Oktober, November, Desember ditahun 2020 akan diakomodir karena dana insentif nakes covid dibiayai dana Bantuan Oprasional Kesehatan Tambahan (BOKT).

Baca Juga  Mengapa tak Boleh Melukis Nabi Muhammad?

“Kita dapat jatah hanya bisa dibayarkan sampai bulan Agustus, karena dananya sudah habis dan kita tidak bisa meminta lagi karena kuotanya sudah selesai dan kita sudah mengajukan ke Kementerian Kesehatan tapi sudah tidak bisa lagi, tapi ternyata Kementerian Kesehatan sudah mengakomodir sisa yang belum terbayarkan dengan Dana Alokasi Umum (DAU).

Berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan Nomor 4239 tahun 2021, dana carry over yang akan direcofusing. Jadi kita menungu, jika Pemda sudah bisa mencairkannya, kita tinggal membagikan saja”, tuturnya kepada wartawan Porostimur.com di ruang kerjanya, Rabu (25/8/2021).

Lily mengatakan, dirinya pun tidak mengetahui siapa yang melakukan demo tersebut dan Ia pastikan itu bukanlah dari nakes, karena Dinkes juga sudah menyampaikan ke nakes terkait insentif ini sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan.

Baca Juga  Kapolres Buru Membagikan Masker Saat Memimpin Pengamanan Aksi Unjuk Rasa

“Kita heran yang melakukan demo ini siapa? mereka pasti bukan nakes, karena nakes sudah kita sampaikan sesuai keputusan Menteri Kesehatan, jadi bersabar saja”, ujarnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Lily Pattykaihatu

Senada dengan Lily, Kepala RSUD Kabupaten Seram Bagian Barat, Dr. Johan selanno.S.p.og menyesalkan adanya demo yang terjadi, karena menurutnya mereka tidak mengetahui proses pembayaran insentif nakes sudah selesai, hanya tinggal menunggu proses pencairan dari Pemda SBB.

“Saya sudah bertemu Bupati, Dewan, insentif itu sudah masuk ke sistim dan prosesnya sudah selesai, tinggal pencairan dari pemerintah daerah. Tenaga kesehatan pasti sudah paham dengan penyampaian kami, sedangkan yang melakukan aksi demo bukan dari orang kesehatan sehingga duduk alur persoalannya mereka tidak paham, sedangkan saya pun juga ini pelaku yang turut menangani Covid-19”, pungkasnya.

Baca Juga  Munchen Menang Telak Atas Schalke, Lewandowski Lagi-lagi Bikin Rekor

Selanno mengatakan, untuk tenaga kesehatan di RSUD Kabupaten SBB, pihaknya sudah berkoordinasi secara internal dan sudah berkomitmen agar pelayanan Covid-19 tetap dijalankan sekalipun nakes mengalami keterlambatan pembayaran insentif dan pihaknya pun sudah konfirmasi dengan pemerintah daerah untuk secepatnya dana insentif ini dicairkan. (kahar)