Porostimur.com, Kuala Lumpur – Tiga relawan asal Malaysia yang bergabung dalam misi Global Sumud Flotilla untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza dilaporkan hilang kontak dan diduga kuat diculik oleh militer Israel.
Informasi tersebut pertama kali diumumkan melalui akun resmi Sumud Nusantara Malaysia, organisasi pusat komando relawan yang mengoordinasikan keberangkatan ke Gaza.
Hilang Kontak Setelah Sinyal Darurat
Tiga relawan yang dinyatakan hilang adalah Lylia Balqis, Musa Nuwayri, dan Sul Aidil. Mereka berada di atas kapal Alma, kapal berbendera Malaysia yang ikut serta dalam armada flotilla menuju Gaza.
Sekitar pukul 09.44 waktu Gaza, kapal Alma sempat mengirimkan sinyal darurat merah ke Sumud Nusantara Command Centre (SNCC) di Sepang. Sinyal tersebut menandakan adanya penghadangan oleh militer Israel.
“Tak lama setelah sinyal darurat itu, seluruh komunikasi dengan kapal terputus,” tulis pernyataan SNCC. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah relawan lain yang ikut serta dalam rombongan juga masih tidak dapat dihubungi.
Pesan Terakhir Relawan
Sebelum berangkat, ketiga relawan Malaysia yang kini hilang kontak telah menyiapkan sebuah rekaman video yang akan disebarkan apabila mereka benar-benar diculik. Dalam video itu, mereka menegaskan misi flotilla adalah murni misi kemanusiaan yang aman dan tidak bertentangan dengan hukum internasional.










