Porostimur.com, Langgur – Kota Tual menjadi salah satu daerah di Provinsi Maluku yang mendapat kehormatan menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pertama di Indonesia tahun 2025. Proyek strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini dikucurkan dengan anggaran sebesar Rp22 miliar, dan melibatkan 98 tenaga kerja lokal dalam pelaksanaannya.
Pemerintah Kota Tual telah menyiapkan lahan seluas 1 hektare di Ohoi (Desa) Lebetawi, Kecamatan Pulau Dullah Utara, sebagai lokasi pembangunan. Material utama seperti batu dan pasir juga diambil dari wilayah Kota Tual, guna mendukung pemberdayaan ekonomi lokal.
Tiga PPK Tangani Pekerjaan Fisik, Kapal, dan Sistem Rantai Dingin
Pembangunan KNMP dibagi ke dalam tiga bidang utama yang masing-masing dikoordinasikan oleh pejabat pembuat komitmen (PPK) berbeda.
Bidang pekerjaan fisik dan konstruksi ditangani oleh satu PPK, sementara pengadaan kapal, alat tangkap, serta sistem rantai dingin (cold storage) ditangani oleh PPK lainnya.
Recky Pangemanan, PPK untuk pengerjaan konstruksi KNMP dari KKP, menjelaskan bahwa progres pembangunan saat ini tergolong positif meskipun ada sedikit deviasi dari rencana awal.
“Hingga saat ini progresnya mencapai 35,43 persen,” ungkap Recky kepada wartawan usai kunjungan kerja Anggota DPR RI Rokhmin Dahuri, Kamis (6/11/2025).









