TPNPB-OPM Klaim Serangan di Dekai, 10 Pendulang Tewas dan Fasilitas Dibakar

oleh -36 views
Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, yang menyebut aksi itu merupakan bagian dari operasi bersenjata yang dilakukan pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo-Korowai di bawah pimpinan Lampion Heluka pada 24 hingga 25 Mei 2026.

Ancaman terhadap Warga dan Pemerintah

Dalam pernyataan yang sama, kelompok tersebut mengeluarkan ancaman kepada warga pendatang agar segera meninggalkan wilayah Yahukimo.

“Kami meminta seluruh warga imigran (pendatang) untuk segera meninggalkan wilayah Yahukimo. Nyawa Anda tidak lagi dijamin oleh aparat militer Indonesia,” demikian pernyataan Mackar Sobolim.

Ancaman juga ditujukan kepada Bupati Yahukimo Didimus Yahuli serta para pekerja proyek pembangunan di wilayah tersebut.

TPNPB menegaskan penolakan terhadap pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan perumahan, serta mengancam akan melakukan aksi kekerasan jika proyek tetap dilanjutkan.

Tuntutan Politik

Kelompok tersebut juga menyampaikan tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto, dengan menyatakan akan terus melakukan perlawanan bersenjata.

Baca Juga  Diduga Kembali Terlibat Laka Lantas, Anggota DPRD Tual Disorot Warga

Mereka menegaskan menolak seluruh bentuk pembangunan sebelum persoalan konflik politik di Papua diselesaikan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan terkait klaim tersebut. Situasi di wilayah Yahukimo dilaporkan masih dalam pemantauan aparat.

(red/beritasatu)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.