Ancaman terhadap Warga dan Pemerintah
Dalam pernyataan yang sama, kelompok tersebut mengeluarkan ancaman kepada warga pendatang agar segera meninggalkan wilayah Yahukimo.
“Kami meminta seluruh warga imigran (pendatang) untuk segera meninggalkan wilayah Yahukimo. Nyawa Anda tidak lagi dijamin oleh aparat militer Indonesia,” demikian pernyataan Mackar Sobolim.
Ancaman juga ditujukan kepada Bupati Yahukimo Didimus Yahuli serta para pekerja proyek pembangunan di wilayah tersebut.
TPNPB menegaskan penolakan terhadap pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan perumahan, serta mengancam akan melakukan aksi kekerasan jika proyek tetap dilanjutkan.
Tuntutan Politik
Kelompok tersebut juga menyampaikan tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto, dengan menyatakan akan terus melakukan perlawanan bersenjata.
Mereka menegaskan menolak seluruh bentuk pembangunan sebelum persoalan konflik politik di Papua diselesaikan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan terkait klaim tersebut. Situasi di wilayah Yahukimo dilaporkan masih dalam pemantauan aparat.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










