Tragedi Berdarah FPI, Rachland Nashidik: Cerita Versi Polri Bisa Tidak Sah

oleh -1 Dilihat
Cuitan Rachland Nashidik soal Tragedi Berdarah FPI (Twitter/RachlandNashidik).
Cuitan Rachland Nashidik soal Tragedi Berdarah FPI (Twitter/RachlandNashidik).

“Dengan prinsip akuntabilitas penggunaan peluru itu, hari ini Polri seharusnya cukup umumkan insiden dan korbannya. Lalu menyatakan akan dilakukan investigas internal. Selama belum dilakukan, Polri sebenarnya tidak bisa mengumumkan, apalagi menyimpulkan. Penembakan itu lawful,” sambung dia.

“Investigas internal Polri itu termasuk, tapi tidak terbatas, menggali keterangan dari polisi pelaku penembakan. Polri harus juga menguji keterangan itu di lapangan, menggali dan menyadingkannya dengan fakta-fakat dalam kejadian. Itu tidak bisa dilakukan dalam sehari,” tandas Rachland Nashidik.

Sebelumnya, terjadi aksi penembakan terhadap enam anggota FPI. Kejadian tersebut terjadi Jalan Tol Jakarta – Cikampek.

Menurut ifnormasi yang ada, saat itu Habib Rizieq beserta keluarga akan menuju tempat pengajian. Pengajian diadakan usai subuh dan secara khusus hanya untuk keluarga Habib Rizieq.

Akan tetapi, dalam perjalanan menuju lokasi, rombongan bertemu dengan segerombolan penembak yang disebut oleh ketua FPI Ahmad Shabri Lubis ‘Preman OTK’.

Baca Juga  MK Tolak Gugatan Perpanjangan Masa Jabatan DPRD hingga 2031, Ini Alasannya

Kekinian kasus itu masih diselidiki lantaran ada dua versi berbeda antara Polri dan FPI. (red/suara)