Trump Dikritik Tutupi Kegagalan Perang Iran, Rombak Militer hingga Copot Jaksa Agung

oleh -484 views
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (X.com/@Breaking911)

Pergantian ini dinilai tidak lazim karena dilakukan saat konflik masih berlangsung. Keputusan tersebut memicu spekulasi adanya ketegangan di internal Pentagon, terutama antara pimpinan sipil dan jajaran militer.

Laporan The Washington Post menyebutkan belum ada penjelasan rinci terkait alasan pergantian tersebut. Salah satu nama yang disebut berpeluang menggantikan posisi itu adalah Christopher LaNeve, yang saat ini menjabat wakil kepala staf Angkatan Darat.

Jaksa Agung Dicopot

Tak hanya di sektor militer, Trump juga melakukan perombakan di bidang hukum dengan mencopot Jaksa Agung Pam Bondi.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Trump melalui media sosial. Ia menyebut Bondi sebagai “patriot besar”, namun memastikan posisinya akan digantikan sementara oleh Wakil Jaksa Agung Todd Blanche.

Pencopotan Bondi mengakhiri masa jabatan sekitar 14 bulan yang penuh kontroversi, termasuk kritik terhadap penanganan kasus Jeffrey Epstein dan tudingan politisasi Departemen Kehakiman.

Baca Juga  Bentrok Pemuda di Huamual, Dua Orang Luka, Polisi Lakukan Penanganan

Sejumlah laporan menyebut Trump juga tengah mempertimbangkan Lee Zeldin sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi jaksa agung secara definitif.

Tekanan Politik dan Risiko Eskalasi

Langkah-langkah reshuffle di tengah perang ini dinilai mencerminkan tekanan politik yang dihadapi Trump, sekaligus upaya mempertahankan citra kepemimpinan.

No More Posts Available.

No more pages to load.