Umar Lessy: Golkar Indonesia Timur Perkuat Konsolidasi hingga Desa, Siapkan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

oleh -34 Dilihat
Wakil Sekretaris Jenderal PP Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar, Umar A. Lessy, menjadi salah satu tokoh yang mengawal agenda konsolidasi tersebut dalam rangkaian Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia Timur Tahun 2026 dan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota Fraksi Partai Golkar DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia Timur.

Umar menambahkan, kesiapan calon dan penguatan struktur harus berjalan beriringan agar persiapan partai tidak hanya berfokus pada figur, tetapi juga didukung organisasi yang tertata.

Lima Belas Rekomendasi untuk Memantapkan Strategi Pemilu 2029

Selain konsolidasi organisasi, Umar Lessy menjelaskan bahwa Rakornis menghasilkan rekomendasi terkait penyempurnaan sistem pemilu dan penataan daerah pemilihan atau dapil.

Dalam dokumen rekomendasi tersebut, Golkar mendorong evaluasi sistem penghitungan suara serta penambahan alokasi kursi legislatif dengan mempertimbangkan keterwakilan politik. Penataan dapil juga diusulkan memperhatikan luas wilayah, kondisi geografis, jumlah penduduk, karakteristik daerah perbatasan, dan prinsip proporsionalitas.

Umar mengatakan, rekomendasi Rakornis juga mencakup usulan penerapan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold secara berjenjang, yakni 5 persen di tingkat nasional, 6 persen di tingkat provinsi, dan 7 persen di tingkat kabupaten/kota. Selain itu, terdapat usulan kajian komprehensif terhadap penerapan sistem pemilu proporsional terbuka dan proporsional tertutup untuk Pemilu 2029.

Khusus kawasan Papua, lanjut Umar, dokumen rekomendasi memuat usulan penambahan alokasi kursi DPR RI menjadi lima kursi untuk setiap provinsi di Papua. Usulan tersebut mempertimbangkan perkembangan jumlah penduduk, luas wilayah, kondisi geografis, tantangan pelayanan, serta kebutuhan memperkuat keterwakilan masyarakat Papua di tingkat nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.