Menurutnya, literasi fiskal menjadi kunci agar program perguruan tinggi selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Perguruan tinggi harus mampu membaca arah kebijakan fiskal negara agar pengembangan institusi dapat berjalan lebih optimal,” tegas Prof. Leiwakabessy.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan mendorong perguruan tinggi memanfaatkan dana sarana-prasarana, operasional pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia secara efektif, sekaligus memperkuat sinergi dengan prioritas pembangunan nasional. (Piere Pattipawaey)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com










