“Dengan jumlah mahasiswa aktif sekitar 34 ribu orang dan penerimaan mahasiswa baru kurang lebih 6.000 orang setiap tahun, maka rata-rata lulusan Unpatti mencapai 1.500 orang per periode wisuda,” ujar Fredy.
Ia menambahkan, pada periode ini Unpatti meluluskan 958 Sarjana, 78 Magister, serta sekitar 340 lulusan Pendidikan Profesi, termasuk Pendidikan Profesi Guru dan Profesi Dokter.
Menurutnya, gelar akademik yang disandang para lulusan bukan sekadar simbol formal, tetapi mengandung konsekuensi moral dan tanggung jawab sosial.
“Hari ini adalah momentum kemenangan. Namun gelar akademik harus dibarengi dengan integritas, budi pekerti, dan profesionalisme sebagai insan cendekia,” tegas Rektor.
Menuju Unpatti Unggul dan Bersinar Global
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Fredy juga menegaskan visi pengembangan universitas menuju “Unpatti Unggul, Bersinar, Menuju World Class University.” Upaya itu ditempuh melalui tiga fokus utama, yakni peningkatan akreditasi unggul dan internasional, penguatan riset berdampak bagi kesejahteraan masyarakat, serta kolaborasi lintas perguruan tinggi, dunia usaha, dan industri.
Saat ini, Unpatti telah memiliki 15 program studi berakreditasi unggul dan 5 program studi yang sedang dipersiapkan menuju akreditasi internasional. Dalam dua tahun terakhir, Unpatti juga memperoleh izin pembukaan 17 program studi baru, sehingga total program studi kini mencapai 115 prodi, dengan rencana penambahan enam prodi baru, termasuk program spesialis kedokteran.









