Utang Negara Sudah 40 Persen Lebih, Pemerintah Khawatir

oleh -60 views
Link Banner

[carousel_slide id=’11594′]

@porostimur.com | Jakarta: Total Surat Utang Negara (SUN) yang beredar mulai membuat pemerintah tidak nyaman dan khawatir. Porsi kepemilikan asing yang besar menjadi penyebabnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, porsi kepemilikan asing pada Surat Berharga Negara (SBN) sudah mencapai lebih dari 40 persen.

Hal ini, menurut dia, meningkatkan risiko bagi perekonomian Indonesia.

Link Banner

“Sekali goyang (perekonomian), mereka bisa langsung keluar. Ekonomi kita (bisa) terbanting,” ujar Darmin, sebagqimana dilansir dari rmolbanten.com, Jumat (9/8).

Pemerintah kata Darmin, akan terus berupaya mengurangi ketergantungan terhadap utang.

Namun, hal itu tidak bisa dilakukan dengan cepat. Perlu perencanaan jangka panjang.

“Mengurangi ketergantungan tentu bukan pekerjaan jangka pendek, tetapi harus sedikit demi sedikit dikurangi,” katanya.

Baca Juga  Mulai 24 April Semua Penerbangan di Indonesia Tutup untuk Penumpang

Salah satu cara untuk mengurangi ketergantungan asing pada portofolio surat utang pemerintah, antara lain dengan mendorong inklusi keuangan agar seluruh lapisan masyarakat bersedia mengakses layanan keuangan.

“Tapi tentu tidak bisa kalau hanya sekadar membuka tabungan, inklusi keuanggannya tidak hanya itu tetapi juga produk keuangan lainnya,” jelas dia.

Dari data yang disampaikan Bank Indonesia, Neraca Pembayaran Bank Indonesia menyebut rasio kepemilikan asing terhadap SUN pada kuartal II 2019 mencapai 46,6 persen, naik dibanding kuartal I 2019 yang sebesar 46 persen. (red/rmbc)