Reaksi Negara Lain Menguat
Dari Irlandia, Menteri Luar Negeri Helen McEntee mengaku “terkejut dan ngeri” serta menuntut pembebasan segera para aktivis yang dianggap ditahan secara ilegal.
Kecaman juga disampaikan oleh pemerintah Turki yang menilai tindakan tersebut mencerminkan “mentalitas kekerasan” pemerintahan Israel di bawah Benjamin Netanyahu.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Belanda Tom Berendsen menyebut perlakuan tersebut sebagai pelanggaran terhadap martabat manusia.
Dari Inggris, Menteri Luar Negeri Yvette Cooper menyatakan pihaknya telah meminta penjelasan resmi dari otoritas Israel dan memberikan dukungan konsuler kepada warganya.
Hal senada disampaikan Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand yang menyebut insiden ini sangat serius dan tidak dapat diterima.
Flotilla Dicegat, Ratusan Aktivis Ditahan
Diketahui, Global Sumud Flotilla berlayar dari Turki dengan tujuan menembus blokade menuju Gaza. Namun, armada tersebut dicegat militer Israel dan sekitar 430 aktivis dibawa ke wilayah Israel.
Insiden ini kembali memicu sorotan dunia terhadap situasi kemanusiaan di Gaza serta perlakuan terhadap aktivis internasional yang terlibat dalam misi bantuan.
sumber: sindonews









