Kedatangan pengacara perempuan dalam foto syur tersebut, untuk mengklarifikasi bahwa kliennya menjadi korban dalam penyebaran foto panas tersebut.
Pengacara perempuan berinisial R itu, Yadi Kurnia mengatakan, selain untuk mengklarifikasi kliennya dalam kasus tersebut sebagai korban, ia pun melaporkan pengunggah dari foto-foto tersebut.
“Yang dilaporkan pengunggahnya dan semua yang terkait di dalam itu akan saya usut,” ujar Yadi pada wartawan di Mapolrestabes Bandung.
Sementara, melalui pengacaranya, ia mengakui bahwa benar yang ada di dalam foto-foto panas perempuan yang mengenakan baju PNS Bandung itu adalah kliennya.
Menurutnya, foto-foto panas tersebut dilakukan kliennya bersama suami sahnya di tahun 2012.
“Ya tadinya mungkin iseng, karena statusnya masih suami istri, mungkin untuk koleksi pribadi,” ujarnya.
Berkaitan dengan seragam PNS Bandung yang dikenakan oleh perempuan tersebut dalam foto-foto panasnya, Yadi mengatakan seragam tersebut digunakan seusai perempuan itu menghadiri acara pemkot yang mengundang dirinya.
“Sehabis ada even di Pemkot tahun 2012,” katanya.
Menurut Yadi, saat ini kliennya tengah dalam keadaan syok atas peristiwa tersebut, sehingga kliennya belum dapat memberikan keterangan terkait beredarnya foto-foto dirinya di dunia maya.




