Wabup Halmahera Barat Tinjau Lokasi Bencana Banjir di Kecamatan Ibu

oleh -15 Dilihat

Di Kecamatan Sahu, banjir terjadi di Desa Balisoan Utara dan Desa Ropta Baru (RTB), serta luapan air sungai di Desa Jarakore dan Desa Lako Akelamo. Tanah longsor menimpa rumah warga di Desa Sasur, sementara di Desa Goro-goro, warga terpaksa mengungsi ke gedung gereja setempat.

“Sebagian warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman karena khawatir terjadi longsor susulan,” kata Djufri.

Sementara itu, longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Tolofuo dan Desa Soasio, Kecamatan Loloda, yang menimpa beberapa rumah warga. Informasi sementara menyebutkan dua orang warga dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

“Hingga saat ini belum ada laporan resmi korban jiwa, namun informasi awal menyebutkan dua orang masih dalam pencarian,” ujarnya.

Pemda Terus Lakukan Penanganan dan Pendataan

Djufri menegaskan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat bersama BNPB, BPBD, TNI-Polri, serta unsur terkait lainnya terus melakukan penanganan dan pendataan di lapangan.

Baca Juga  Desak Usut Sejumlah Dugaan Korupsi di Kota Ternate, Formapas Malut Sambangi KPK

“Kami terus berkoordinasi untuk membantu warga terdampak. Masih ada beberapa titik yang belum terpantau karena akses terputus,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan banjir dan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

No More Posts Available.

No more pages to load.