Warga Ambon Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jadwalnya di WIT

oleh -124 views
Fenomena langit Gerhana Bulan Total atau Super Blood Moon terlihat dari kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/5/2021). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebagian besar wilayah Indonesia bisa menyaksikan Gerhana Bulan Total yang terjadi setiap 195 tahun sekali. Puncak gerhana bulan terjadi pada pukul 18.18 WIB, 19.18 WITA dan 20.18 WIT. BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao.

Porostimur.com, Ambon — Warga Kota Ambon dan wilayah Maluku dapat menyaksikan fenomena gerhana bulan total pada Selasa (3/3/2026), bertepatan dengan 13 Ramadan 1447 Hijriah. Lalu, gerhana bulan di Ambon pukul berapa?

Berdasarkan data astronomi dari Kementerian Agama Republik Indonesia, wilayah Indonesia bagian timur (WIT), termasuk Maluku, memasuki fase gerhana bulan total (Umbra II) pada pukul 20.03 WIT dan berakhir pada pukul 22.17 WIT.

Artinya, masyarakat Ambon dapat menikmati puncak gerhana total pada malam hari setelah waktu berbuka puasa dan salat Isya.

Jadwal Gerhana Bulan Total di Ambon (WIT)

Mengacu pada rilis data astronomi Kemenag RI, waktu penting gerhana bulan total di Ambon adalah sebagai berikut:

  • Mulai fase total (Umbra II): pukul 20.03 WIT
  • Berakhir fase total: pukul 22.17 WIT
Baca Juga  Polda Maluku Utara Selidiki Dua Kosmetik Diduga Mengandung Merkuri

Selama rentang waktu tersebut, bulan akan tampak berwarna kemerahan atau yang sering disebut sebagai “blood moon”, akibat pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi.

Fenomena ini dapat diamati dengan mata telanjang selama cuaca cerah karena tidak membahayakan penglihatan, berbeda dengan gerhana matahari yang memerlukan alat pelindung khusus.

Momentum Ibadah di Bulan Ramadan

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengajak umat Islam memaknai gerhana sebagai momentum ibadah dan refleksi diri.

“Gerhana bulan adalah tanda kebesaran Allah SWT. Terkait hal itu, kami mengimbau umat Islam di wilayah yang mengalaminya untuk melaksanakan salat gerhana sebagai bentuk ibadah dan muhasabah diri,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (1/3/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.