Warga Maba Sangaji Dibungkam, Komika Gianluigi Christoikov Angkat Suara

oleh -1 Dilihat

“Yang kami saksikan adalah kehancuran ekologis yang sistematis,” ungkap seorang pegiat lingkungan dari jaringan advokasi lokal.

Lebih memilukan lagi, protes damai warga Maba Sangaji justru berujung kriminalisasi. Setidaknya 11 warga adat ditangkap dan ditahan oleh pihak Kejaksaan Negeri Soasio setelah melakukan penolakan terhadap aktivitas tambang di kawasan mereka.

Komika Gianluigi: “Aneh Jaman Sekarang, Tanah Dirampas Kok Warga yang Dibungkam”

Kabar tentang warga yang ditahan ini memantik simpati dari berbagai kalangan, termasuk para publik figur. Salah satunya adalah konten kreator dan komika Gianluigi Christoikov.

Gianlugi mengatakan, sejak perusahaan itu beroperasi tahun lalu, banyak keluhan yang diajukan oleh warga sekitar, mulai dari kerusakan alam, pencemaran air, sampai eksploitasi tanah adat.

“Hal ini diperkuat dengan temuan tim pemantau lingkungan yang menemukan adanya bukaan lahan liar pada Februari 2025, mereka diduga dilakukan tanpa persetujuan dari warga sekitar, mengingat lahan yang digarap merupakan tanah adat. Dari hasil temuan juga didapati kerusakan alam yang hebat akibat pengerukan untuk tambang nikel yang mengakibatkan hilangnya tanah subur di sana,” kata Gianluigi, melalui keterangannya yang diterima, Sabtu (26/7/2025).

Baca Juga  Gvardiol Jadi Pahlawan, Manchester City Comeback Dramatis 2-1 atas Bournemouth

Ia mengaku mendapatkan laporan saat upaya protes dilakukan, para warga dihadang dan dipaksa mundur oleh aparat. Hal ini disesalkan oleh warga lokal yang terkena dampak, kehilangan mata pencaharian, dan tanah subur yang harusnya dapat diwariskan ke generasi selanjutnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.